Statement Kontrol dalam Java

0
149
statement_kontrol_dalam_java

Review

Kali ini saya akan menyajikan statement kontrol yang digunakan dalam Java. Statemen kontrol digunakan untuk mengatur jalannya alur program sesuai dengan apa yang kita inginkan. Statemen ini pada umumnya dapat dikategorikan menjadi dua jenis, apa saja? yaitu : pengkondisian dan pengulangan. Pengkondisian digunakan untuk menentukan statemen mana yang akan dieksekusi tergantung dari kondisi yang sudah didefinisikan. Pengulangan digunakan untuk mengeksekusi statemen secara berulang-ulang selama kondisi yang telah didefinisikan.

1. Pengkondisian

Dalam Java terdapat dua buah statemen untuk pengkondisian, yaitu <strong>if</strong> dan <strong>switch. </strong>Kedua buah statemen tersebut berfungsi untuk mengontrol statemen yang akan dieksekusi, tergantung pada kondisi yang sudah ditentukan sebelumnya. Contoh dalam keadaan sehari-hari mungkin seperti ini :

Jika Adi punya TV, maka Adi bisa menonton film.

keadaan diatas artinya, Adi akan bisa menonton film jika dia punya TV. Apabila kondisi tersebut tidak terpenuhi, atau Adi dalam keadaan tidak punya TV, maka Adi pun tidak akan bisa menonton film. Hal ini pun berlaku untuk pengkondisian statemen dalam program. Lebih jelasnya, bisa lihat kode berikut :

Statemen dalam blok if di atas akan dieksekusi kondisi yang telah ditentukan benar. Dalam blok diatas, nilai x lebih kecil dari 10. Apabila ternyata nilai x memiliki nilai lebih besar dari 10, maka statemen di dalam blok if tidak akan pernah dijalankan.

Baca Juga : Pengkondisian If dalam Java

2. Pengulangan

Pengulangan adalah proses dalam program dimana dapat mengekseskusi satu statemen yang sama atau beberapa statemen secara berulang-ulang sampai kondisi yang didefinisikan sudah tidak sesuai. Dalam Java, terdapat tiga jenis struktur pengulangan, yaitu for, while, dan do-while.

Salah satu contoh struktur pengulangan yaitu for . Struktur for biasanya digunakan untuk melakukan pengulangan yang banyaknya sudah pasti. Dalam jenis struktur ini kita harus mendefinisikan inisialisasi dan kondisinya. Selain kedua itu, kita juga perlu menambahkan iterasi. Iterasi adalah variabel pengontrol untuk melakukan proses increment (penambahan)atau decrement (pengurangan). Berikut ini bentuk umum dalam penulisan kode program untuk struktur pengulangan for :

Proses pengulangan akan terus dilakukan selama kondisi yang sudah didefinisikan bernilai benar (true) . Apabila kondisi bernilai salah (false) maka proses pengulangan akan berhenti. Cara kerja dalam struktur for ini seperti berikut.

Pada saat program memasuki struktur pengulangan for , proses yang akan dikunjungi pertama adalah proses inisialisasi. Proses inisialisasi ini adalah sebuah ekspresi yang akan memberikan nilai awal pada variabel dan dijadikan sebagai indeks dalam perulangan.

Proses kondisi ini hanya dilewati oleh program sekali saja, selanjutnya program akan memeriksa kondisi yang sudah didefinisikan. Seperti yang sudah dijabarkan di point pengkondisian diatas, kondisi harus berupa ekspresi yang menghasilkan spekulasi benar (true) atau salah (false) . Apabila bernilai true , maka statemen yang berada dalam blok pengulangan akan dieksekusi. Namun sebaliknya, apabila bernilai false, maka pengulangan akan berhenti dan statemen tidak akan dijalankan.

Terakhir, program akan mengunjungi proses iterasi, biasanya berupa increment dan decrement. Dalam proses iterasi biasanya berfokus untuk melakukan penambahan (increment) atau pengurangan (decrement) pada variabel yang sudah di inisialisasikan dalam proses inisialisasi struktur pengulangan for . Untuk memudahkan, silakan perhatikan contoh kode program struktur pengulangan for berikut ini :

Apabila kode program tersebut dijalankan, maka program tersebut akan mencetak teks “Kodesumsi” sebanyak 3 kali. Dimulai dari indeks ke-0 sampai ke-3. Seperti berikut :

Dalam contoh diatas adalah kita menggunakan statemen increment untuk proses iterasinya. Selain increment terdapat satu lagi proses iterasi yaitu decrement. Kita juga dapat menggunakan proses decrement untuk menghasilkan keluaran yang sama. Berikut contoh kode programnya :

Keluaran kode program pada ContohKedua akan sama seperti ContohPertama. Hanya saja proses iterasinya saja yang berbeda. Anda bisa melakukan eksperimen kode program dengan berbagai macam bentuk, tetapi dengan keluaran yang sama.

Selain kedua statement diatas, ada dua statement lagi yang bisa dikategorikan sebagai statement kontrol, yaitu: break dan continue. Kedua statemen tersebut bisa disebut sebagai jump statement. Namun saya akan membahasnya di post yang berbeda, tunggu kelanjutannya.

Jika ada yang ditanyakan langsung saja beri komentar. Jika ada kritik dan saran sangat kami hargai. Terima kasih ^_^

Referensi :
The For Statement
Control Flow Statement
If statement

Leave a Reply

Be the First to Comment!

avatar
  Subscribe  
Notify of