Pengkondisian Switch case Java | Statement Kontrol dalam Java

0
60
pengkondisian_switch_case

Pada artikel Pengkondisian Java ini merupakan artikel lanjutan dari artikel Statement Kontrol dalam Java. Pada artikel kali ini penulis akan menyampaikan lebih detail tentang pengkondisian Switch case. Setelah sebelumnya penulis membahas pengkondisian If pada Java.

Baca tentang : Pengkondisian If dalam Java

Statement Switch

Statement switch adalah statement alternatif selain if . Statement switch biasanya digunakan untuk menyederhanakan struktur if yang bisa terdapat banyaknya kondisi. Statement switch, bukan menggunakan kondisi untuk mengimplementasikannya, tetapi ekspresi.

Ekspresi hanya dinyatakan dengan bilangan bulat atau karakter/string. tipe data boolean tidak kompatible dalam Java. Dengan perintah ini program percabangan akan semakin mudah dibuat dan dipelajari. Perintah switch akan menyeleksi ekspresi yang diberikan dan kemudian membandingkannya dengan konstanta-konstanta yang berada di case. Dalam switch case juga terdapat yang namanya break, fungsinya adalah untuk mengakhiri statement pada setiap case. Agar lebih jelasnya berikut bentuk umum dari switch case :

Bagaimana implementasi dalam kode nya? Mari kita buat suatu kasus, lalu coba selesaikan dengan menggunakan statement switch. Kasus kali ini adalah mengetahui hari berdasarkan urutan yang kita masukkan. Contoh, hari-hari dalam seminggu yaitu Minggu, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, Sabtu. Total keseluruhan terdapat 7 hari dalam seminggu. Nah, ketika kita coba masukkan urutan ke 7 akan menampilkan hari Sabtu. Kita sepakati dulu bahwa :

Minggu adalah hari ke 1
Senin adalah hari ke 2
Selasa adalah hari ke 3
Rabu adalah hari ke 4
Kamis adalah hari ke 5
Jum’at adalah hari ke 6
Sabtu adalah hari ke 7

Nah, apabila kita memasukkan urutan selain angka-angka diatas, maka akan menampilkan “Urutan Hari hanya sampai 7”

Kode program diatas apabila kita memasukkan urutan, misalnya 5. Maka akan tampil seperti ini :

Program otomatis langsung membandingkan antara ekspresi dengan konstanta yang ada pada case . Dalam kasus ini ekspresi nya yaitu inputan kita, Mengapa? Karena dalam kasus ini kita ingin mengetahui hari apa yang akan ditampilkan berdasarkan inputan yang kita masukkan. Maka dari itu di setiap case dalam switch diberikan urutan dari masing-masing hari yang sudah kita tentukan sebelumnya. Contoh, untuk menampilkan hari Minggu, case nya pasti 1 karena sudah kita sepakati sebelumnya.

Saat program dijalankan ekspresi dalam switch akan menyeleksi setiap case apakah memiliki angka yang sama dengan ekspresi tersebut? Jika sama, maka statement pada case tersebut akan ditampilkan.

Perbedaannya?

Perbedaan if-else dan switch case :

  • Dalam switch, ekspresi hanya dinyatakan dengan bilangan bulat atau karakter/string sedangkan if else kondisinya dapat menggunakan operator perbandingan seperti >,<, >=, <=, != dan .equals (khusus untuk tipe data String).
  • Tidak ada konstanta yang sama di setiap case dalam sebuah switch.
  • Dalam switch harus menggunakan break, gunanya untuk mengakhiri statement tiap case.
  • Dalam switch terdapat default, dimana apabila setiap case tidak ada yang sama dengan ekspresinya maka dalam blok default akan dieksekusi. Ini bisa dibilang sebagai ‘Else’nya Switch Case.

Pada saat kapan menggunakan if else dan switch case?

IF digunakan apabila seleksi memiliki lebih dari 1 kondisi dan lebih dari 1 nilai.
SWITCH digunakan apabila hanya ada 1 kondisi dengan nilai yang bervariasi.

Sekian post tentang Pengkondisian Java kali ini, semoga bermanfaat ^_^

Muhammad Widyan Riadhi F 🙂

Sumber :

The Switch Statement
The if-then-else Statement

Leave a Reply

Be the First to Comment!

Notify of
avatar
wpDiscuz